Kamis, 07 Juli 2011

Curug Orok

Jika ada pertanyaan, curug manakah di Garut yang paling beken di Garut, maka jawaban dari pertanyaan itu adalah curug orok. Mengapa curug ini menjadi curug yang paling beken di Garut ?, tentu saja karena curug ini mempunyai pemandangan yang indah, juga karena memiliki udara yang segar di sekitarnya. Ditambah lagi dengan hamparan perkebunan teh Papandayan.


Curug yang sering dikunjungi oleh para pelancong yang datang dari jauh seperti Bandung, Jakarta dan yang lainnya ini, konon diberi nama Curug Orok karena pada suatu waktu, dulu ditemukan bayi yang masih berwarna merah yang dibuang setelah dilahirkan oleh sang ibu yang merasa malu karena anak tersebut merupakan hasil dari hubungan gelap. Bayi yang dalam Bahasa Sunda berarti orok itulah yang dijadikan nama oleh masyarakat sekitar dari curug itu dan merupakan hasil dari peristiwa penemuan bayi tersebut.
Curug berjarak 35 KM dari Pusat Kota yang berada di Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang ini dulunya sangat ditakuti karena diyakini curug ini menjadi hunian makhluk halus. Dan semenjak curug ini dibuka untuk umum, seringkali pengunjung mengalami kesurupan. Curug yang mempunyai ketinggian kurang lebih 20 meter ini, mengeluarkan air yang sangat bening dari sela-sela dinding bebatuan. Air bening tersebut berasal dari aliran sungai yang terdapat di bawah tanah yang menembus dinding batu. Karena keindahan curug ini, kesan seram yang dulu pernah menyelimuti curug ini, kono sudah hilang sama sekali.

Waktu yang diperlukan untuk menempuh perjalanan dari Pusat Kota Garut menuju Curug Orok dengan menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua yaitu sekitar 1,5 jam. Untuk sampai ke air terjun, pengunjung terlebih dahulu harus menuruni sengkedan dari tembok yang memiliki panjang sekitar 100 meter. 

0 komentar:

Posting Komentar