Nama toko kacamata Kasoem sudah tidak asing lagi bagi telinga orang Garut dan orang Bandung. Biasanya toko kacamata Kasoem berlabel Kasoem Optical. Dulu Kasoem Optical tersebar dimana-mana, dan sangat akrab dengan telinga masyarakat, karena itu Kasoem Optical membuka ritel dimana-mana.
Showing posts with label Tokoh. Show all posts
Showing posts with label Tokoh. Show all posts
Thursday, April 14, 2011
Wednesday, April 13, 2011
Arudji Kartawinata
Tokoh yang satu ini tidak hanya dikenal sebagai tokoh Garut saja, bahkan tokoh ini dikenal juga sebagai tokoh nasional yang telah berjasa ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Arudji lahir di Garut, 5 Mei 1905
. Setelah ia menamatkan sekolahnya di HIS ia melanjutkan sekolahnya ke Mulo (sederajat dengan SMP) di Bandung. Setelah lulus sekolah, ia menjadi guru, setelah itu ia menjadi kepala sekolah di SD Sarekat Islam Garut. Sejak saat usia muda pun ia sudah aktif dalam gerakan kebangsaan, terutama di Sarekat Islam yang kemudian menjadi PSII (Partai Sarekat Islam Indonesia).
. Setelah ia menamatkan sekolahnya di HIS ia melanjutkan sekolahnya ke Mulo (sederajat dengan SMP) di Bandung. Setelah lulus sekolah, ia menjadi guru, setelah itu ia menjadi kepala sekolah di SD Sarekat Islam Garut. Sejak saat usia muda pun ia sudah aktif dalam gerakan kebangsaan, terutama di Sarekat Islam yang kemudian menjadi PSII (Partai Sarekat Islam Indonesia).
Tuesday, April 12, 2011
Arif Muhammad
Arif Muhammad adalah tokoh yang cukup populer bagi masyarakat Garut, khusunya bagi masyarakat Leles dan sekitarnya. Peninggalan-peninggalan Arif Muhammad berupa Mushaf Al-Qur’an yang terbuat dari daluang (saeh) yang ditulis tangan, serta kitab pelajaran agama lainnya membuat masyarakat meyakini bahwa tokoh ini adalah penyebar Islam pertama di daerah Leles
Monday, April 11, 2011
Anwar Musaddad
Bagi orang Garut, nama sekolah Musadaddiyah udah gak asing di telinga. Itu tuh yang adanya di Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut. Nama lengkapnya Yayasan Pendidikan AL-Musadaddiyah Garut yang membuka lembaga pendidikan mulai dari taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi. Musadaddiyah juga gak hanya dikenal sama mereka yang tinggal di kota, tapi juga sama masyarakat yang

