Selasa, 28 Juni 2011

Truk Muatan Kurma Terguling, Satu Orang Tewas


Diduga akibat rem blong, sebuah truk fuso yang bermuatan kurma terguling dan menimpa warung peristirahatan di ruas Jln. Raya Limbangan Desa Cijolang Kec. Limbangan Kab. Garut, Selasa (28/6) pagi. Kejadian tersebut menyebabkan satu orang kernet tewas dan dua orang lainnya mengalami luka berat.
Kejadian diawali dengan truk no pol D 8095 BE melintasi lokasi kejadian dari arah Bandung menuju Ciamis untuk mengantarkan muatannya. Saat di lokasi belokan, truk tersebut diduga tak bisa mengendalikan kendaraan akibat rem blong. Karena tak tertahan, truk tersebut terguling dan menimpa warung peristirahatan dengan bagian roda kanan terangkat ke atas.
Menurut pemilik warung, Euis (40), dirinya tidak mengetahui persis kejadian kecelakaan tersebut. "Saat itu saya di dalam warung. Tahu-tahu, truk itu sudah menimpa warung saya. Untungnya, enggak kena ke saya yang sedang di dalam warung," ujarnya. Korban tewas yaitu kernet truk tersebut bernama Ipin Mustopa (42), warga Cinangka Cikancung Kab. Bandung, sedangkan dua orang yang mengalami luka berat yaitu sopir truk Haerudin (39) warga Kp. Sukamulya RT 2 RW 1 Cempaka Kab. Purwakarta dan pengawal truk bernama Eko Munandar (24) warga Kp. Babakan Sari Kiaracondong Kab. Bandung.
Kedua korban luka langsung dibawa ke Puskesmas Limbangan untuk mendapat penanganan medis. Haerudin mengalami luka patah kaki dan luka di bagian kepala. Sedangkan, Eko mengalami patah kaki dan tangan akibat terjepit badan truk. Jenasah kernet truk langsung dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kanit Lantas Polsek Limbangan AKP Asep menyatakan, diduga kuat kendaraan truk tersebut mengalami kecelakaan tunggal akibat rem blong. Hal tersebut dibuktikan dengan terdapat bekas laju ban kendaraan di aspal jalan. "Karena kondisi jalan yang berliku dan kondisi antrean kendaraan cukup padat, maka kendaraaan dibanting ke arah kiri jalan. kendaraan yang tidak seimbang menyebabkan terguling dan menimpa warung. Para korban luka dan meninggal akibat tergencet badan truk yang berat," ujarnya.
Truk yang masih dalam kondisi terguling tersebut masih belum bisa dievakuasi karena harus menggunakan alat berat. Sedangkan muatannya langsung dipindahkan ke truk lain dibantu warga setempat. Akibat kejadian tersebut, kemacetan pun tak terhindarkan.

0 komentar:

Posting Komentar